Apresiasi Satgas Bencana Aceh Tamiang, Brigjen Pol Anang Sumpena Tekankan Evaluasi dan Pencegahan Bencana Susulan

ACEH TAMIANG – Brigjen Polisi Anang Sumpena mengapresiasi kinerja seluruh personel Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Apresiasi tersebut disampaikan atas dedikasi dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

Selain Polri, Brigjen Pol Anang juga menyampaikan penghargaan kepada BPBD, TNI, instansi terkait, organisasi kemanusiaan, serta para relawan yang telah menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dalam penanganan pasca bencana alam di Aceh Tamiang.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penanganan bencana yang telah dilakukan. “Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui langkah-langkah yang sudah berjalan efektif serta aspek yang masih perlu diperbaiki agar pemulihan dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Anang menekankan perlunya identifikasi kerusakan secara menyeluruh, meliputi infrastruktur, rumah warga, dan fasilitas umum yang terdampak banjir dan longsor. Menurutnya, prioritas pemulihan harus difokuskan pada perbaikan infrastruktur kritis, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta pemberian bantuan kepada warga terdampak.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan koordinasi lintas sektor. Seluruh pemangku kepentingan, instansi terkait, dan relawan diminta untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam semangat gotong royong agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

“Bekerja secara terkoordinasi dan bergotong royong akan mempercepat pemulihan pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang,” tegasnya.

Terkait potensi bencana susulan, Brigjen Pol Anang meminta seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan. Ia menekankan pentingnya penentuan titik kumpul, jalur dan lokasi evakuasi, serta kesiapan sarana transportasi darurat.

Saat ini, kata dia, jumlah personel yang berada di Aceh Tamiang cukup besar, terdiri dari 1.404 personel Polri, sekitar 3.000 personel TNI, 1.000 Taruna STPDN, serta rencana kedatangan 1.700 Taruna dan Taruni dari empat matra. Seluruh unsur tersebut harus masuk dalam skema evakuasi apabila terjadi bencana susulan.

Selain itu, Brigjen Pol Anang juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum pasca bencana, seperti tempat ibadah, fasilitas pelayanan kesehatan, sarana pendidikan, serta gorong-gorong dan drainase yang berpotensi menyebabkan genangan air.

Ia berharap seluruh upaya terpadu yang dilakukan dapat mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus meminimalkan risiko dampak lanjutan di Kabupaten Aceh Tamiang.***

Share
Exit mobile version